Gerhana

February 28, 2007

Terdapat 2 gerhana, yang sering kita dengar, yaitu gerhana bulan dan gerhana matahari. Gerhana bulan berlangsung relatif lama dibanding gerhana matahari karena obyek yang menutup bulan (bumi) lebih besar dari pada obyek yang terkena bayangannya. Ilustrasi dari kedua gerhana tersebut adalah seperti gambar berikut.
gerhana2

Beberapa hari yang lalu di situs NASA memuat hal serupa, dan hari ini (2802007) detik.com memberitakan bahwa akan terjadi gerhana bulan pada tanggal 04032007. Nah insyaallah ada kesempatan untuk menyaksikan fenomena ini. Gerhana bulan ini dapat dilihat di Sumatera dan Asia kecuali bagian timur, India, Rusia, Afrika, Eropa, Samudera Hindia bagian barat, Samudera Atlantik bagian timur dan bagian timur Greenland

Terdapat dua sistem penanggalan yang digunakan oleh masyarakat luas, yaitu sistem matahari dan bulan. Masyarakat Islam menggunakan sistem kalender mengikuti arah sistem perputaran bulan (Qomariyyah/lunar). Sistem kalender menggunakan perputaran bulan (qomariyyah) dalam satu tahun hanya terdapat 354 hari saja, berbeda dengan sistem kalender matahari (365 hari). Seiring dengan itu, ada beberapa fenomena yang masih dijadikan perhatian oleh beberapa orang yang mengatakan bahwa ada kemungkinan terdapat kaitan antara perputaran bulan yang dapat menyebabkan gerhana dengan kejadian gempa.
Data beberapa gempa yang terjadi di Indonesia, ada hubungan dengan pengaruh perputaran bulan ini.
Gempa Alor 12 November 2004 (29 Ramadan) terjadi saat menjelang bulan baru.
Gempa Nabire 26 November 2004 (13 Syawal) terjadi saat menjelang purnama.
Gempa di Aceh 26 Desember 2004 (14 Zulqaidah) terjadi pada saat purnama.
Gempa Nias pada 28 Maret 2005 (17 Safar) terjadi pada saat bulan menjelang purnama.
Gempa di Mentawai 10 April 2005 (29 Safar) terjadi pada saat bulan baru, dan yang baru-baru ini terjadi,
Gempa di Yogyakarta 27 Mei 2006 terjadi menjelang bulan baru.
nah , ketika ada berita bahwa akan terjadi gerhana bulan pada tanggal 4 maret 2007 ini, rasa-rasanya ada keinginan untuk mengamati fenomena ini. Tanggal 4 maret 2007 bertepatan dengan tanggal berapa yah?Adakah kaitannya lagi ?

Menurut Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), gerhana bulan total 4 Maret terjadi mulai pukul 04.30.0 WIB. Sedangkan gerhana total mulai : 05.43.8 WIB. Pertengahan gerhana pukul 06 20.9 WIB dan akhir gerhana total: 06.58.0 WIB. Gerhana berakhir 08 11.7 WIB.

Kita bisa kok menyaksikan gerhana bulan tersebut di tempat-tempat yang strategis, kira-kira 20-30 derajat dari matahari terbenam tanggal 2 maret 2007 dan 3 maret 2007. Gerhana total ini juga dapat dilihat dengan mata telanjang, tapi jika ingin melihat lebih jelas, silakan memakai alat-alat bantu teropong atau teleskop. erhana dapat jelas dilihat di Indonesia bagian barat, terutama Aceh dan Medan, sehingga menurut tidak semua warga Indonesia bisa menyaksikan fenomena ini, namun, masyarakat Indonesia wilayah timur tidak perlu khawatir. Sebab, gerhana total juga akan berlangsung pada 28 Agustus 2007. “Gerhana terjadi saat bulan mulai terbit, jadi warga Indonesia bagian timur bisa menyaksikan dengan jelas.

KM Levina

February 27, 2007

Kecelakaan yang menyebabkan korban jiwa kembali terulang. Edisi kedua kecelakaan trasnportasi laut ini menimpa Kapal Levina. Lebih spesifiknya kecelakaan ini berupa kebakaran di kapal tersebut. Kapal penumpang KM Levina I yang terbakar ketika sedang berlayar dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju Pangkal Balam, Bangka Belitung, akan ditarik oleh kapal tunda menuju kepulauan Seribu, Jumat. awalnya para penumpanglah yang menjadi korban, akan tetapi permasalahan korban tidak hanya sampai disitu. Setelah evakuasi penumpang yang selamat, Kapal Levina ditarik ek Tanjong priok guna penyelidikan. Namun penyelidikan belum dilakukan dengan melihat kondisi dalam kapal, ketika para penyelidik (KNKT, Polri, wartawan) masuk , dengan segera dan cepat kapal levina menjadi tenggelam (baca : Mendadak Tenggelam) kenapa ya? sebegitu kuatkah para penyelidik itu sehingga menyebabkan kapal menjadi oleng dan tenggelam? aau sebegituberat kah institusi penyelidik transportasi sehingga kapal menjadi tenggelam?. Kontan saja kejadian yang mendadak ini menimbulkan panik, personel yang ada dan baru masuk ke kapal itu. sehingga beberapa personel diantaranya menjadi korban. ya, korban nya bertambah, namun bukan dari penumpang kapal tersebut, tetapi berasal dari penyelidik. Dedikasi tugas sampai akhir hayat. mungkin itu kata yang menggambarkan kejadian yang dialami oleh korban “tambahan” dalam peristiwa KM Levina.

adam air

Masih belum lupa dalam ingatan kita, tragedi hilangnya Pesawat Adam Air pada awal tahun 2007 lalu. Rabu, 21 Februari 2007, maskapai yang sama mencatat kejadian buruk untuk yang kedua kali pada tahun ini. Pesawat Boeing 737-300 mendarat darurat di Bandara Internasional Djuanda, Surabaya. Pesawat yang berangkat dari Jakarta dengan tujuan Surabaya in sebelumnya sudah di cek oleh teknisinya tapi mau bagaimana lagi kalau akhirnya pesawat tersebut mengalami kecelakaan. Peristiwa ini (menurut para ahli seh) terjadi karena pesawat mengalami hard landing, sehingga menyebabkan badan pesawat terdapat retakan di bagian tengah. Walaupun tidak menimbulkan korban jiwa akan tetapi kejadian ini merupakan rentetan kejadian buruk dalam dunia trasnportasi nasional.

Menyimak kejadian yang dialami maskapai Adam Air, ini muncul pertanyaan, kenapa ya…. maskapai ini sering mengalami peristiwa yang kurang mengenakkan? human error atau technical error? atau yang lainnya?. masih ingat kan dengan peristiwa nyasarnya Pesawat Adam Air, ketika seharusnya menuju ke Ujungpandang malah mendarat di Mataram? kok bisa y?. Beberapa tahun kemudian (sekarang ini) kembali terulang peristiwa tragis dengan kecelakaan baik yang menyebabkan korban jiwa (Januari 2007) maupun hard landing di Bandara Djuanda Surabaya. Setelah kejadian itu, malam harinya, pihak maskapai mengecat ulang body pesawat menjadi putih (dari warna awal berupa oranye dan logo adam air), maksudnya apa-apaan ini ? Bukankan ini termasu pelanggaran? masih ingat juga kan peristiwa nyasarnya, ketika ada perintah (alau tidak salah dari KNKT) agar pesawat yang nyasar tersebut tetap berada di Mataram, akan tetapi sehari sesudah kejadian, pesawat itu ternyata telah berada di Ujungpandang. Maksudnya juga apa-apaan ini ?

Kecelakaan tidak hanya terjadi di udara saja kan? dulu satu pesawat dari maskapai ini hilang ketika berangkat menuju makassar dengan penumpang menjadi korban (transportasi udara), setelah itu peristiwa Kapal Senopati Nusantara (trasportasi laut), dan kemudian anjlognya alat transportasi berupa Kereta Api Bengawan (transportasi darat). Kini dua peritiwa sudah terulang, yaitu kecelakaan Pesawat adam air di Surabaya (transpotrasi udara) dan kapal Levina di Kepulauan Seribu (transportasi laut). Akankah muncul satu lagi untuk membentuk siklus yang sama ? semoga tidak………